Adab Ketika Berjumpa
Dalam aktivitasnya sebagai manusia, seorang muslim tentunya banyak
bergaul dengan sesama. Berikut ini adalah sebagian adab seorang muslim tatkala
bertemu dengan saudaranya sesama muslim.
1.
Mengucapkan salam, dan lebih disunahkan mendahului mengucapkan
salam.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Orang
yang menaiki kendaraan hendaknya yang mulai mengucapkan salam kepada yang
berjalan, orang yang berjalan hendaknya yang mulai mengucapkan salam kepada
yang duduk, dan orang yang terbaik di antara dua orang yang berjalan adalah
yang terdahulu dalam mengucapkan salam.” (HR. Al-Bazzar dan Ibnu Hibban;
disahihkan oleh Al-Albani di dalam sahih At-Targhib)
Mengucapkan salam, selain sebagai sunah yang diajarkan oleh baginda
Nabi ternyata juga banyak mengandung hikmah, di antaranya:
a.
Menunjukkan sikap rendah hati yang merupakan ciri seorang muslim.
b.
Menghilangkan perasaan takut antara orang yang bertemu.
c.
Menumbuhkan rasa saling sayang dan cinta antara keduanya.
d.
Saling mendoakan antara keduanya.
2.
Saling berjabat tangan.
Dengan berjabat tangan, kita dapat menghilangkan perasaan benci di
antara sesama muslim. Jabat tangan pun merupakan salah satu sebab terampuninya
dosa antara kita dan saudara kita sesama muslim. Dan yang lebih penting dari
semua itu adalah bahwasanya jabat tangan merupakan amalan yang sangat
dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu “alaihi wasallam, dan amalan yang
telah dicontohkan oleh para sahabat beliau. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda, “Tidaklah ada dua orang muslim yang saling bertemu
kemudian berjabat tangan kecuali Allah akan ampuni keduanya sebelum mereka
berpisah.” (HR. Abu Dawud dan Tirmizi; dinilai sahih lighairih oleh
Al-Albani)
Diriwayatkan oleh Imam
Al-Bukhari dalam kitab Adabul Mufrad secara sahih, bahwasanya Anas bin Malik radhiyallahu
‘anhu berkata, “Dahulu para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam
apabila bertemu mereka saling berjabat tangan, dan apabila datang dari
berpergian jauh mereka saling berpelukan.” (HR. Ath-Thabrani, dihasankan oleh
Syekh Al-Albani)
3.
Bermuka ceria ketika bertemu merupakan sedekah dan kebaikan bagi
pelakunya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah menganjurkan
kepada kita untuk selalu bermuka ceria
ketika bertemu sesama muslim, karena hal tersebut merupakan sedekah dan
kebaikan bagi pelakunya. Hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh beliau, “Janganlah sekali-kali
engkau meremehkan kebaikan sekecil apapun. Meski hanya dengan bermuka ceria
tatkala bertemu dengan saudaramu.” (HR. Muslim)
Di dalam hadis yang lain Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda, “ Senyumanmu di hadapan saudaramu merupakan
sedekah bagimu.” (HR. Tirmizi, dan dihasankan oleh Syekh Al-Albani)
Demikianlah beberapa adab yang dituntunkan
Islam kepada umatnya saat bertemu saudaranya muslim. Tentu, sangat banyak
hikmah yang terkandung di dalamnya. Semoga kita dapat mengambil pelajaran
darinya. Wa billahi taufik. (Dinukil
dari majalah sakinah dengan sedikit perubahan)
Maroji' : Buletin An-Nashihah STDIIS JEMBER.
Maroji' : Buletin An-Nashihah STDIIS JEMBER.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar